Beranda > Opini Pribadi > BUMN HOLDING part 2

BUMN HOLDING part 2


Selamat Pembaca yang Budiman,

Menulis itu ternyata membutuhkan mood dan terbukti jeda dari tulisan blog lama sekali…

 

Melanjutkan Pokok bahasan BUMN Holding, Penulis mencoba melanjukan reformasi Badan Usaha milik negara dalam kaitan menjawab tantangan Pasar Bebas ASEAN. Pembaca yang Budiman saat ini kalau berbicara BUMN stigma masyarakat sudah menunjukkan perubahan. Stigma buruk seperti:

  1. Sarang korupsi
  2. Lelet
  3. Sapi perahan partai politik

Sudah mulai berangsur anggsur hilang meskipun tidak menutup kemungkinan menjadi format yang lain, namun penulis percaya dengan penggunaan transparasi anggaran dan penggunaan IT di Beberapa BUMN Sedikit banyak sudah menekan.

Kembali lagi kearah korporasi BUMN, Pasca kepemimpinan Pak Dahlan, ternyata estafet kemajuan BUMN Indonesia semakin cepat di pemerintahan Pak Jokowi.

Pemerintahan pak Jokowi memberi sinyalemen bahwa BUMN lah salah satu mesin pendorong pertumbuhan Sektor Domestik dan sebagai pewujudan visi POROS MARITIM-Meskipun penulis tidak tahu korelasinya- namun benar bahwa BUMN lah yang mampu menjawab persaingan pasar bebas dan fasilitator UKM/ industry kreatif.

logobumn

Jejak korporasi BUMN pasca Pak Dahlan Iskan: perkebunan dan semen Indonesia sudah membuahkan hasil manis. Saat ini pemerintahan Pak Jokowi juga sangat concern terhadap kemajuan Industri Indonesia serta istilah baru yaitu EKONOMI TEKNOLOGI

Mewujudkan visi Korporasi memang membutuhkan tantangan yang banyak, Pembentukan BUMN Holding di semua sektor sangatlah diperlukar agar selaras:

AREA PERBANKAN

BUMN Pemerintah
1.       Penyatuan bank-bank yang ada di Indonesia sangatlah diperlukan.

2.       Penghapusan bank2 Daerah yang hanya posting dana ke BI dengan rasio pemberian kredit yang rendah

3.       Penyatuan infrastruktur Perbangkan (ATM, Pemancar , Satelit, dan lain Sebagainya)

4.       IT

1.       Dukungan kementrian keuangan dan PEMDA

2.       Selaras kebijakan Keuangan OJK dan BI

3.       Kebijakan keuangan PEMDA

4.       UU

 

Penulis bermimpi bahwa semua PEMDA nantinya akan berada dalam kontrol pengelolaan satu bank dan 2 Bank untuk sektor belanja pegawai dan belanja Pembangunan daerah. Saat ini sinyalemen baik untuk memaksa daerah mengeluarkan anggaran belanja di awal periode

 

 

AREA INFRASTRUKTUR

BUMN Pemerintah
1.       Penyatuan BUMN Infrastruktur menjadi 4 korporasi

2.       Penghapusan Anak perusahaan Infrastruktur atau mengelompokkannya,

3.       Pembentukan Usaha sektor Hilir Infrastruktur

4.       Payung hukum Sektor industry Hilir

1.       Penyediaan Fasilitas kredit, bea masuk dan kawasan berikat.

2.       Penataan sektor market bisnis (untuk alokasi ke swasta)

3.       Perioritas pembangunan dan sektor alokasi DAERAH

 

AREA Transportasi

BUMN UDARA Pemerintah
1.       Pembentukan konsorsium industry aviasi (perusahaan penerbangan, bandara, ground handling, cargo dll)

2.       Pembentukan pooling provider logistic aviasi untuk semua perusahaan penerbangan di Indonesia

3.       Pembenahan perusahaan ground handling

4.       Pembentukan industry hilir aviasi

1.       Dukungan Policy Impor barang suku cadang

2.       Permudah kawasan berikat di kota2 besar/ bandara international

3.       Penataan OFFSET industry aviasi shg bisa ada di Indonesia (bukan lari ke Singapura atau Malaysia.

4.       Policy penyeragaman penggunaan pesawat agar OFFSET yang didapat besar di semua kementrian dan TNI

BUMN Laut
1.       Korporasi perusahaan maritime

2.       Industri logistic

3.       Penataan Sektor Industri galangan

4.       Penyerderhaan type kapal laut yang digunakan

1.       Kebijakan penggunaan industry dalam negeri

2.       Penataan Sektor kelautan serta aparat pengawasan laut

3.       Dukungan kebijakan PEMDA terhadap industry strategis   transportasi laut…

 

bersambung……

 

Tangerang, 6  Maret 2016

Penulis

 

Kategori:Opini Pribadi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: