Beranda > Opini Pribadi > Ketika “tangan kiri” Menggugat ke Makamah Konstitusi.

Ketika “tangan kiri” Menggugat ke Makamah Konstitusi.


artikel Penulis.

Picture Ilustrated : Copyright from google

Kejadiaan aneh telah memasuki berita highlight di MK TV. Ada kasus yang lain dari pada kasus-kasus kebanyakan,  kasus tolol dalam pemilu kepala daerah, kasus pemahaman konstitusi antara esekutive dan legislative yang berbeda atau kasus yang hanya mencari pembenaran-pembenaran atas ego masing-masing individu dan kendaraan-kendaraan korsorsium globalisasi. Itulah MK dan jajarannya karena menjadi tugas dan tanggung jawabnya dengan rasa yang muak atau penat bahkan jenuh tetaplah di lakukannya untuk menjawab penegakkan konstitusi yang ada di Negara INI.

Kenapa ada MK?  itu pun sebuah pertanyaan tersendiri akan konstitusi di Negeri INI atau sudah banyak Indvidu yang kurang paham, kurang belajar atau mencari bisnis/ politik power di balik pemanfaatan konstitusi itu sendiri siapa yang tahu………….. (allahualam)

Kamis pagi itu ternyata memiliki dampak yang besar bagi Punggawa-punggawa Hakim konstitusi. Bukan karena hari mendekati liburan tapi karena di kejutkan akan adanya sebuah kasus.

Semua Hakim konstitusi duduk bersiap di meja dan sambil bersiap-siap seorang petugas MK memberikan agenda kegiatan dan rown down acara

Petugas                                : “Selamat Pagi Pak Hakim”

Hakim                   : “Selamat pagi ada hidangan apa saja pagi ini….. “

Dengan agak jenuh dan ogah-ogahan menanyakan kepada petugas

Petugas                                : Iya Pak hakim ini ada beberapa case untuk yudicial review yang agak weird /njlimet

Dengan sok ascend Inggris

Hakim                   : ….? Pengacaranya siapa? Apakah pengacara 4L (loe lagi loe lagi)

Petugas                                : Tanpa pengacara Pak.

Hakim                   : ?????

Sambil termenung melihat map yang berisi agenda yang akan di review secara konstitusinal agaknya ada sebuah kalimat ini menjadikan hakim konstitusi menjadi bingung dan menyiapkan seluruh jajarannya dan menyiapkan seluruh ahli konstitusi dalam berbagai bidang disiplin. Baru hari ini makamah konstitusi sibuk semua staff ahli di panggil semua referensi buku konstitusi di ambil. Dari yang buku kecil sampai buku se besar gunung semeru.

Pada hari itu ruang sidang menjadi perpustakan baru.

Hakim                   : Tolong siapkan hakim-hakim muda untuk membaca semua konstitusi yang ada, tolong laksanakan dengan cepat dan tolong panggil pengacara dari instasi pemerintah untuk

Ruang sidangpun di mulai meja-meja tempat berdirinya pilkada-pilkada yang tidak puas, kursi bekas tempat duduk pejabat yang terlibat korupsi konstitusi pun disiapkan untuk menghelat pergelaran akbar ini….

Bunyi lonceng berbunyi……, Tanda sidang di mulai…….

Hakim                   : Silakan Pemohon mengajukan exception atau keberatanya?

Pemohon ( Tangan Kiri) : Ass, Pak Hakim. Kulonuwon, Kulo badhe ngaturaken……

Langsung sekejap pak Hakim memberhentikan perkataan dan sontak semua juga kaget termasuk Tangan kiri

Hakim                   :Stop.  Petugas  tolong panggil penerjemah dan tolong siapkan kamus..

………………………………………..(to be continued-Untuk waktu yang tidak di tentukan)

*tangan kiri= bagian tubuh manusia yaitu lengan sebelah kiri

Hungaria, 16 Oct 2011

Penulis

Kategori:Opini Pribadi Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: