Beranda > Idea dan gagasan, Opini Pribadi > Manusia Indonesia 3.0

Manusia Indonesia 3.0


Pembaca yang budiman:

Era teknologi murah sudah merambah ke lapisan masyrakat Indonesia. Dari golongan atas sampai golongan menengah sudah memiliki/ adaptasi dengan teknologi khususnya informasi. Perkembangan teknologi informasi sangat pesat. Era globlalisasi yang di gembar-gemborkan pada abad 20 sudah terasa di Indonesia saat ini. Televisi, Internet dan handphone menandakan era kebangkitan teknologi informasi pada eranya.

Penulis menganalogikan bahwa televisi adalah era technology 1.0, untuk internet adalah era 2.0 sedangkan handphone 3.0. Penkategorian ini bedasarkan aspek komunikasi dan transfer technology yang diberikan sebagai sumber berita dan informasi

Secara sadar maupun tidak sadar dengan adanya teknology ini berpengaruh terhadap produktivitas manusia. Bayangkan saja dalam waktu bersamaan informasi itu ada di genggaman kita dan kita bisa menyuarakan secara bersamaan. Bayangkan frekuwensi data yang lalu lalang di atmosfer Indonesia bahkan dunia. Gap atau jarak menjadi sangat kecil antara Negara yang satu dan yang lain, waktu penerimaan informasi menjadi sangat cepat.

Semakin cepatnya lalu lintas transportasi informasi ini juga berakibat pada psikologi umum masyarakat yang meridukan akan hausnya informasi dan informasi yang jelas dan bertanggung jawab.

Korelasi

Kita tahu bahwa bangsa kita sedang menghadapi bagaimana era keterbukaan setelah reformasi, Dimana era birokrasi yang dulu sangat kental akan berbenturan dengan era ini. Paradigma sosial semakin berubah sehingga secara tidak sadar akan berdampak pada benturan-benturan sosial karena tuntutan masyarakat semakin tinggi akan produk pelayanan dan informasi yang di berikan oleh brokrasi yang ada. Bahkan akan berubah Pola era birokrat sentries ke era koordinasi sentries.

Grafic masyarakat 3.0

Dari analogy ini memang sangat jauh sekali antara kebutuhan masyarakat dengan kemampuan pemerintah untuk memberikan layananan keterbukaan informasi. Dari analogy penulis pada 2011 ternyata perangkat informasi era 1.0, 2.0 dan 3.0 sudah berintegrasi sedemikian rupa sehingga hampir sama memberikan atau menampilkan produknya. Karena informasi ini bisa saling melintas.

Tantangan ini akan menjadi pekerjaan bagi pemerintah melalui departemen-departemen yang ada. Sehingga Penulis beranggapan nantinya akan ada peleburan dari beberapa departemen atau kementrian menjadi 1 garis koordinasi. Peranan masyarakat juga penting dalam rangka mendokrak kinerja pemerintah dari produk pelayanan sehingga terjadi frekuwensi dinamis Yang bisa menjawab akan kebutuhan masyarakat Indonesia baru- Masyarakat yang terintegrasi karena perangkat informasi dan komunikasi-dan Pemerintah sebagai penyelengara negara.

Penulis yakin bahwa kita bisa dengan saling berintegrasi antara masyarakat, Pemerintah dan piranti-pirantinya untuk mewujudkan ERA BARU masyarakat Indonesia.

 

Ayo Indonesia, Indonesia bukan bangsa yang Pasrah. Kemerdekaan bukan di dapat tapi di perjuangkan. Keterbukaan untuk pelayanan masyarakat Indonesia harus di lakukan secara bersama-sama

 

karena kita (indonesia) adalah bangsa pejuang (dikutip dari habibie)

 

Surabaya-tangerang, 17 jul 2011

Penulis

Akhirnya rampung juga

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: