Beranda > Idea dan gagasan, Info, Opini Pribadi > Minggu malam bersama Slamet Rahardjo dan Arswendo

Minggu malam bersama Slamet Rahardjo dan Arswendo


Selamat Malam pembaca yang budiman, senang sekali penulis ucapkan terhadap antusias pembaca untuk meluangkan waktunya membaca artikel-artikel dari Penulis. Dan saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya ke Laman penulis.

TVRI….TVRI…..TVRI……

Kata ini saya ucapkan atas keberhasilan terobosan informasi dalam penyajian acara yang sangat akrab sekali di telinga masyarakat saat ini. Slamet Rahardjo dan Arswendo adalah contoh perwujudan acara edukasi di televesi yang ada di masyarakat dimana segala masyarakat bisa memantau dari segala problematika masyarakat yang sedang Highlight. Minggu demi minggu acara ini memang semakin baik. Namun ada beberapa pemikiran penulis dimana acara ini tidak hanya seperti pembicaraan para dewa-dewa yang tidak pernah memijakkkan kakinya di bumi.

Harusnya dari acara Televisi ini Memiliki estafet acara pendukung diantaranya:

1. Kementrian berbicara

2. Pemda berbicara

3. Kampus berbicara

4. Masyarakat berbicara

Konsep yang di tawarkan penulis ini adalah estaffet pemikiran dari Slamet Rahardjo dan Arswendo tentang problematika yang di tangkap dari masyarakat, sehingga adanya rantai kesinambungan pemikiran dari atas ke bawah.

Contoh: Problematika dunia dirgantara Indonesia Kemudian pemerintah sebagai Owner dari sebuah proses dan kebijakan merumuskan tentang dunia penerbangan secara umun dari kebijakan-kebjakan dirgantara Indonesia. Di ikuti pula bagaimana industry strategis Indonesia bisa mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah dan bagaimana sector-sektor pemerintah dan swasta sebagai pelaku-pelaku industry di Negara ini. Dari rantaian penjelasan ini secara berkesinambungan akan sedikit demi sedikit mengikis resistansi masyarakat tentang kebijakan-kebijakan yang di keluarkan pemerintah itu tidak seperti langit dan bumi yang tak pernah tersentuh. Melalui ini pula masyarakat bisa secara Penuh teredukasi akan visi dari pemerintah dan disini pula masyarakat bisa menjadi obyek pendukung.

Indah buakan………………………. Saya berharap TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik dan Pemerintah memiliki keterbukaan dalam rangka mengedukasi masyarakat dan memberi produk layanan yang terbaik kepada konsumen, masyarakat dan perbaikan pada system ke pemerintahan Indonesia sendiri yang lebih dinamis.

 

Salam, Penulis 29 May 2011

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: