Beranda > Demokrasi Indonesia, Idea dan gagasan, Opini Pribadi > Panglima Demokrasi Kerdil= Voting

Panglima Demokrasi Kerdil= Voting


Sahabat,

Ketika Demokrasi dikerdilkan menjadi berhala maka lahirlah Panglima-Panglima yang dinamakan Voting. voting lahir bukan karena luapan nurani melainkan mejadi alat untuk melaksanakan keinginan-keinginan apa yang di suruh atau apa yang kepentingan inginkan.Voting juga di jadikan kompromi-kompromi kekuasaan.

 

Voting telah menjadi panutan dan pembenaran dari sebuah Kebenaran partial dan kebenaran Misbi bedasarkan kepentingan itu sendiri. Sehingga menyamarkan apa yang kita anggap sebuah kebenaran.

 

Voting….Voting….Voting…. Vote And Do not Think.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: