Beranda > Opini Pribadi > Trilogy Kenduri Cinta

Trilogy Kenduri Cinta


Sahabat yang budiman.

Melanjutkan artikel penulis pada kenduri cinta sebelumnya, tentang fruquensi kesabaran.

Cinta Bermunajat Menggapai Frequensi Kesabaran

Sebelumnya mungkin penulis minta izin kepada Cak Nun karena kelancangan saya mempresepsikan apa yang di dengar dan dirasakan dalam pribadi penulis sendiri. Jadi ini merukan opini pribadi penulis.
Trilogi kenduri cinta TM mungkin itu kata yang tepat untuk penulis dalam majelis kenduri cinta. Apa saja bagian dari kata-kata Trilogi cinta? Yaitu Cinta-Sabar-Iman. Kata trilogy ini mengingatkan penulis pada Trilogy fundamental of Fluid Mechanics .

Cinta adalah kata yang dasar sebagai platform awal penyadaran awal manusia, karena kata ini mudah dan di pahami. Unsur-unsur cinta hampir ada dalam setiap diri manusia sehingga lebih cepat mengena dalam sanubari setiap insan.

Sabar adalah tingkat tinggi dari level cinta, ketika kita telah mencintai sesuatu maka toleransi dan pengertian seseorang akan bertambah dan peka. Disinilah peran dari frekwensi kesabaran akan di capai karena dilandasi cinta.

Iman adalah Pemunajatan dari kedua unsur tersebut, Dimana pada level ini kita tidak menanyakan hal-hal yang bersifat dasar atau materi lagi dimana langkah-langkah yang dilakukan sudah bedasarkan pertalian batin dan Jiwa.
Sahabat pecinta majelis ini akan paham bagaimana pola pendekatan ini dan trilogy ini muncul.

….to be Continued

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: