tea_with_mintSalam Pembaca yang budiman,

tea_cup_smallAnda tentunya pernah dan sering meminum teh. Orang Indonesia pun memiliki trademark Teh dari dulu suka meminum Teh. Menurut Penulis menikmati minum Teh adalah salah satu bagian kenikmatan tersendiri (gila terlalu berlebihan……) Dari tektur rasa aromo wah pokoknya Merem dan melek matanya.

Coba kita tilik masyarakat Indonesia dulu yang suka mengenal Teh tubruk yang memiliki aroma khas hingga sekarang Teh dalam bentuk kemasan yanag praktis dan simple dan bahkan dalam bentuk softdrink.
Banyak merek-merek dagang sekarang di Indonesia mengklaim memiliki citarasa Teh internasional padahal daun tehnya diambil di daerah pegunungan di Indonesia. Sekarang pun pabrikan besar internasional melirik Teh sebagai komoditas ekonomis dan memiliki segmen pasar yang melebihi minuman kola dan bersaing di indonesia.

Di sini Penulis akan berbagi info saja bagaimana cara meminum seteguk kenikmatan Teh yang Penulis sering lakukan.
1.Seduh Teh dengan air panas/mendidih jangan air panas karena rasanya akan tidak enak.
Untuk jenis tehnya terserah kalau Penulis lebih menyukai merek local buatan pabrik dalam negeri yang iklannya diplesetkan oleh Sumanto atau kalau versi Teh tubruknya adalah merk orang berayun. Karena memiliki rasa yang pas(Mohon maaf nggak nyebutkan merk nanti di kira iklan kan penulis nggak dapat royalty hehe………)
2. Satu sachet untuk 1 cangkir Teh . Ini tergantung hal ini dikarenakan penulis menyukai Teh pekat.
3. Diamkan untuk beberapa saat kurang lebih 10 menit
4. Minum tehnya secara betahap dan jangan sampai terputus atau jeda minumnya terlalu lama karena Teh akan dingin dan rasanya akan kurang nikmat
Referensi waktu minum Teh:
a. pagi hari terlebih hari sabtu dan minggu rasanya akan jauh lebih nikmat (sebaaaab…. lagi libur kerja juga)
b. Jam 15.30 waktu kerja
Ya inilah sebagian cara penulis menikmati seteguk Teh semoga bisa berbagi kenikmatan kepada pembaca semua………………………….

Pembaca Yang budiman,

Lengkap sudah 3 pasang sosok profile Capress-Cawapres yang saya tampilkan dalam Artikel saya. Semoga bermaanfaat dan bisa menjadi referensi bagi anda dalam menentukan demokrasi dan berpartisipasi. Tidak ada keterpaksaan dalam menyuarakan aspirasi anda baik anda Golput, ikut nyontreng atau hanya datang aja di TPS. Yang paling penting adalah anda tahu/ mengerti dan bertanggung jawab atas pilihan anda sendiri.

BIODATA


Nama : Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono
Lahir : Pacitan, Jawa Timur, 9 September 1949
Agama : Islam
Jabatan : Presiden Republik Indonesia ke-6
Istri : Kristiani Herawati, putri ketiga (Alm) Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo
Anak : Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono
Ayah : Letnan Satu (Peltu) R. Soekotji
Ibu : Sitti Habibah
Pendidikan :
• Akademi Angkatan Bersenjata RI (Akabri) tahun 1973
• American Language Course, Lackland, Texas AS, 1976
• Airbone and Ranger Course, Fort Benning , AS, 1976
• Infantry Officer Advanced Course, Fort Benning, AS, 1982-1983
• On the job training di 82-nd Airbone Division, Fort Bragg, AS, 1983
• Jungle Warfare School, Panama, 1983
• Antitank Weapon Course di Belgia dan Jerman, 1984
• Kursus Komando Batalyon, 1985
• Sekolah Komando Angkatan Darat, 1988-1989
• Command and General Staff College, Fort Leavenwort, Kansas, AS
• Master of Art (MA) dari Management Webster University, Missouri, AS
Karier :
• Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (1974-1976)
• Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad (1976-1977)
• Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977)
• Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978)
• Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981)
• Paban Muda Sops SUAD (1981-1982)
• Komandan Sekolah Pelatih Infanteri (1983-1985)
• Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana (1986-1988)
• Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana (1988)
• Dosen Seskoad (1989-1992)
• Korspri Pangab (1993)
• Dan Brigif Linud 17 Kujang 1 Kostrad (1993-1994)
• Asops Kodam Jaya (1994-1995)
• Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995)
• Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (sejak awal November 1995)
• Kasdam Jaya (1996-hanya lima bulan)
• Pangdam II/Sriwijaya (1996-) sekaligus Ketua Bakorstanasda
• Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998)
• Kepala Staf Teritorial (Kaster ABRI (1998-1999)
• Mentamben (sejak 26 Oktober 1999)
• Menko Polsoskam (Pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid)
• Menko Polkam (Pemerintahan Presiden Megawati Sukarnopotri) mengundurkan diri 11 Maret 2004
Penugasan : Operasi Timor Timur 1979-1980 dan 1986-1988
Penghargaan :
• Adi Makayasa (lulusan terbaik Akabri 1973)
• Tri Sakti Wiratama (Prestasi Tertinggi Gabungan Mental Fisik, dan Intelek), 1973
• Satya Lencana Seroja, 1976
• Honorour Graduated IOAC, USA, 1983
• Satya Lencana Dwija Sista, 1985
• Lulusan terbaik Seskoad Susreg XXVI, 1989
• Dosen Terbaik Seskoad, 1989
• Satya Lencana Santi Dharma, 1996
• Satya Lencana United Nations Peacekeeping Force (UNPF), 1996
• Satya Lencana United Nations Transitional Authority in Eastern Slavonia, Baranja, and Western Sirmium (UNTAES), 1996
• Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, 1998
• Bintang Yudha Dharma Nararya, 1998
• Wing Penerbang TNI-AU, 1998
• Wing Kapal Selam TNI-AL, 1998
• Bintang Kartika Eka Paksi Pratama, 1999
• Bintang Yudha Dharma Pratama, 1999
• Bintang Dharma, 1999
• Bintang Maha Putera Utama, 1999
• Tokoh Berbahasa Lisan Terbaik, 2003
• Bintang Asia (Star of Asia) dari BusinessWeek, 2005
• Bintang Kehormatan Darjah Kerabat Laila Utama dari Sultan Brunei
• Doktor Honoris Causa dari Universitas Keio, 2006
Alamat : Jl. Alternatif Cibubur Puri Cikeas Indah No. 2 Desa Nagrag Kec. Gunung Putri Bogor 16967
BIOGRAFI
Jenderal TNI Susilo Bambang Yudhoyono (lahir 9 September 1949 di Pacitan, Jawa Timur). Karier militernya terhenti ketika ia diangkat Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1999. Ia juga menjadi salah seorang pendiri Partai Demokrat. Pangkat terakhir Susilo Bambang Yudhoyono adalah Jenderal TNI sebelum pensiun pada tanggal 25 September 2000. Di masyarakat Yudhoyono populer dengan nama “SBY”. SBY lahir di lingkungan sebuah Pondok Pesantren Tremas, yang jaraknya 15 kilometer dari Kota Pacitan, Jawa Timur. Ibunya Siti Habibah putri salah seorang pendiri Pondok Pesantren Tremas, dan ayahnya, R Soekotjo adalah seorang bintara Angkatan Darat yang bertugas di Koramil di kecamatan berbeda.
SBY sekolah di Sekolah Rakyat Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung dan lulus dari sekolah SR dengan nilai terbaik pada tahun 1962. Kemudian ia melanjutkan ke SMP Negeri Pacitan, terletak di selatan alun-alun. Ini adalah sekolah idola bagi anak-anak Kota Pacitan. SBY aktif di Pijar Sena sebuah kompi pelajar serbaguna. SBY juga menjadi editor, menulis artikel seputar sekolah, puisi, hingga menulis cerpen di majalah dinding sekolah. Kegiatan-kegiatan itu masih berlanjut saat ia di SMA 271, sebutan untuk SMA Negeri Pacitan hingga ia lulus dari SMA tahun 1968.
Setelah SMA, SBY meneruskan ke Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PG-SLP) di Malang, Jawa Timur. Di Malang, ia mempersiapkan fisik, mental, dan intelektualnya agar tahun depan bisa lulus ujian penyaringan Akabri tingkat daerah di Jawa Timur, dan tingkat pusat di Bandung. Menjelang akhir tahun 1969 SBY mendaftar di Malang lalu pergi tes lanjutan di Bandung. Ia berhasil lulus dan dikirim ke Magelang untuk mengikuti pendidikan awal tahun 1970.
Pada 11 Desember 1973 SBY mengakhiri masa pendidikan akademi militer sebagai lulusan terbaik dan menyandang pangkat letnan dua infantri. Ia juga mendapat penghargaan Bintang Adhi Makayasa. Artinya, sebagai yang terbaik atau setara dengan summa cum laude dari antara teman seangkatan di segala hal. Mulai hal kepribadian, fisik, mental, dan akademis.
Sesudah berpangkat Letnan Satu SBY tahun 1976 terpilih mengikuti pendidikan Ranger School dan Airborne School di Fort Benning, Amerika Serikat. Ketika SBY telah bertugas di Mabes TNI-AD yang berpangkat kapten infantri, ia mendapat kesempatan kembali untuk sekolah ke Amerika Serikat pada tahun 1982-1983. Dia juga mengikuti kursus infantery officer advanced course sekaligus mengikuti praktek kerja on the job training di Divisi 82 Lintas Udara Angkatan Darat AS, tahun 1983.
Pada Oktober 1999 sebagai Kaster TNI jenderal berbintang tiga, SBY diminta presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) untuk menjabat Menteri Pertambangan dan Energi (Mentamben) pada Kabinet Persatuan Nasional. Tidak lama menjabat Mentamben ia dipromosikan menjadi Menko Polsoskam menggantikan pejabat lama Wiranto yang mengundurkan diri. Pada 10 Agustus 2001 di masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri, SBY diangkat menjadi Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) pada Kabinet Gotong Royong.
SBY menjadi Presiden Indonesia yang ke-6, terpilih dalam pemilihan umum secara langsung oleh rakyat pertama kali Pemilu 2004. Ia mulai menjabat pada tanggal 20 Oktober 2004 bersama Jusuf Kalla sebagai wakil presiden Indonesia.

BIODATA
Nama : Dr. Boediono
Lahir : Blitar, Jawa Timur, 25 Februari 1943
Agama : Islam
Isteri : Herawati
Anak : Dua orang
Pendidikan :
• S1 : Bachelor of Economics (Hons.), University of Western Australia (1967)
• S2 : Master of Economics, Monash University, Melbourne, Australia (1972)
• S3 : Doktor Ekonomi Bisnis Wharton School University of Pennsylvania, Amerika Serikat (1979)
Pekerjaan :
• Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada
• Direktur III Bank Indonesia Urusan Pengawasan BPR (1996-1997)
• Direktur I Bank Indonesia Urusan Operasi dan Pengendalian Moneter (1997-1998)
• Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bappenas Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999)
• Menteri Keuangan Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
• Menteri Koordinator bidang Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie pada Reshuffle I Kabinet Indonesia Bersatu (2005-2009)
Alamat : Jalan Mampang Prapatan XX No.26, Jakarta Selatan
BIOGRAFI
Dr. Boediono (lahir di Blitar, Jawa Timur25 Februari 1943) adalah seorang pengajar yang merupakan Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia saat ini. Boediono adalah Menteri Keuangan Indonesia dalam Kabinet Gotong Royong (2001-2004). Sebelumnya pada Kabinet Reformasi Pembangunan (1998-1999), Boediono menjabat Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas. Boediono juga pernah menjabat sebagai Direktur Bank Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto. Saat ini ia mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada.
Boediono memperoleh gelar S1 (”Bachelor of Economics (Hons)”) dari Universitas Western Australia pada tahun 1967. Lima tahun kemudian, gelar “Master of Economics” diperoleh dari Universitas Monash. Kemudian pada tahun 1979 Boediono mendapatkan gelar S3 (Ph.D) dalam bidang ekonomi dari “Wharton School”, Universitas Pennsylvania.
Saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan perombakan (Reshuffle) Kabinet Indonesia Bersatu pada 5 Desember 2005, Boediono menggantikan Aburizal Bakrie menjadi Menteri Koordinator bidang Perekonomian

Pilih saya…………….Coblos Saya……………Saya Mampu…………….

Komoditas Politik adalah industri bisnis yang paling besar dinegara ini Coba lihat berapa uang negara yang keluar? mungkin ratusan millyar rupiah bukan.

bisnis komoditas politik indonesia bahkan bisa di bilang un-Planned dan un-budget, coz keluarnya gila-gilaan dan tak kenal aturan bahkan undang-undang pun dilanggar dengan dalih untuk mencari pemimpin yang benar dan adil?

Apakah semahal itu untuk mencari pemimpin yang adil?

coba kita lihat media pemberitaan di media massa mungkin kalau kita amati dari jam 7-12 malam adalah berita tentang pemimpin calon pemimpin bangsa kita.

Tak ayal mungkin kita bisa membuat PT. dengan lembaga hukum berketetapan yang tempat dimana yang dijual adalah produk jasa. diantaranya:
a. sewa menyewa simpatisan kampanye
b. Event organizer
c. artis-artis pendukung kampanye
d. EO iklan capres.

ha…ha…ha….. dalam hati tertawa tapi ini real yang ada.

Selamat Membaca, 5 Jun 2009 (gelisah d cafe)
Penulis

Salam Pembaca yang budiman.

Hiruk pikuk Pilpres banyak membuat pertanyaan siapa sih CAPRES kita bagaiman sih karir politiknya?
Di artikel kali ini saya akan membantu menampilkal Profile Capres 2009: Semoga bisa menjadi referensi untuk Pembaca memilih maupun alasan anda tidak memilih.

20-12-2008-nasJUSUF%20KALLA
BIODATA
Nama : Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla
Lahir : Watampone, 15 Mei 1942
Agama : Islam
Jabatan Kenegaraan :
• Menteri Perindustrian dan Perdagangan Kabinet Persatuan Nasional (1999-2000)
• Menteri Koordinator Kesejahteraan Sosial Kabinet Gotong Royong (2001-2004)
• Wakil Presiden RI (2004-2009)
Isteri : Ny. Mufidah Jusuf (menikah tahun 1967)
Anak :
• Muchlisa Jusuf
• Muswirah Jusuf
• Imelda Jusuf
• Solichin Jusuf
• Chaerani Jusuf
Pendidikan :
• Fakultas Ekonomi, Universitas Hasanudin Makasar (1967)
• The European Institute of Business Administration Fountainebleu, Prancis (1977)
Karir :
• Direktur Utama NV. Hadji Kalla (1968-2001)
• Direktur Utama PT. Bumi Karsa (1969-2001)
• Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama (1988-2001)
• Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama (1988-2001)
• Direktur Utama PT. Kalla Inti Karsa (1993-2001)
• Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International (1995-2001)
• Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI (1999-2000)
• Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (2001-2004)
Organisasi :
• Ketua IKA-UNHAS (1992 s/d sekarang)
• Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan (1985-1998)
• Anggota MPR-RI (1988-2001)
• Ketua Harian Yayasan Islamic Center AI-Markaz (1994 s/d sekarang)
• Anggota Dewan Penasehat ISEI Pusat (2000 s/d sekarang)
• Ketua Umum DPP Partai Golkar (2004-2009)
Alamat Kantor : Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat
Alamat Rumah : Jl. Brawijaya Raya No. 6, Jakarta Selatan
BIOGRAFI
Muhammad Jusuf Kalla (lahir di Wattampone Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942) adalah seorang pengusaha dengan bendera “Kalla Group” yang meliputi bisnis berbagai jaringan di beberapa bidang. Jusuf Kalla adalah wakil Presiden Republik Indonesia saat ini. Anak dari pasangan pengusaha Haji Kalla dan Athirah ini pertama kali menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid. Jusuf Kalla kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri (Presiden RI yang ke-5).
Jusuf bersaudara 16 orang. Semasa menjadi mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin hingga menjadi sarjana, Jusuf sempat menjabat Ketua Umum HMI dan KAMI Ujung Pandang, serta Ketua Senat Fakultas Eekonomi Universitas Hasanuddin.
NV Haji Kalla Trading Company adalah satu dari sedikit perusahaan keluarga yang mampu bertahan hingga generasi kedua. Ayah Jusuf memulai usahanya dengan membuka perusahaan tekstil di Kota Bone, Sulawesi Selatan. Pindah ke Ujung Pandang, ia mendirikan tujuh firma seiring dengan nasionalisasi perusahaan asing. Itulah awal kegiatan mereka di bidang impor ekspor.
Jusuf mulai sepenuhnya menangani usaha warisan ayahnya pada tahun 1967. Usaha pertokoan dibenahi, sambil mengurus jatah sandang pangan. Ekspor dihidupkan kembali, dengan usaha bidang angkutan sebagai basis, bermodalkan 10 bis. Pada tahun 1977, Jusuf mulai berdagang mobil. Kebetulan saat itu Kantor Gubernur Sulawesi Selatan memerlukan sejumlah kendaraan. Kedutaan Jepang yang dihubunginya menjelaskan, impor mobil bisa dilakukan dalam jumlah minimal lima buah. Ketika PT Astra ditunjuk sebagai penyalur mobil Toyota di Indonesia, NV Haji Kalla menjadi agen untuk Sulawesi. Hingga kini perusahaan itu hampir memonopoli pasaran mobil di Indonesia bagian Timur.
Dalam menangani keenam perusahaan tersebut, Jusuf dibantu oleh adik, ipar, atau temannya. Ia lebih menyukai pegawai yang mantan aktivis, daripada lulusan dengan nilai tinggi tetapi tanpa pengalaman berorganisasi. Banyak di antara saudaranya menjadi dokter, insinyur, ekonom, tetapi hanya yang lelaki bergerak di bidang bisnis. Jusuf Menikah dengan Mufidah pada tahun 1967 dan kini menjadi ayah dari lima anak.
Dengan terpilihnya Susilo Bambang Yudhoyono sebagai presiden RI yang ke-6, maka Jusuf Kalla menjadi Wakil Presiden RI yang ke-10. Bersama-sama dengan Susilo Bambang Yudhoyono, keduanya menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat. Jusuf Kalla juga menjabat sebagai ketua umum Partai Golkar saat ini menggantikan Akbar Tandjung sejak Desember 2004

wiranto
BIODATA
Nama : Wiranto
Lahir : Yogyakarta, 4 April 1947
Agama : Islam
Isteri : Hj. Rugaiya Usman, SH
Ayah : R.S. Wirowijoto
Ibu : Suwarsijah
Pendidikan :
• Akademi Akademi Militer Nasional, lulus 1968
• Sussar Para 1968
• Sussarcab Infantri 1969
• Susjur Dasar Perwira Intelijen 1972
• Suslapa Infantri 1976
• Suspa Binsatlat 1977
• Sekolah Staf dan Komando TNI AD 1984
• Lemhanas 1995 (Peserta Terbaik)
Pangkat Militer :
• Letnan Dua 1968
• Letnan Satu 1971
• Kapten 1973
• Mayor 1979
• Letkol 1982
• Kolonel 1989
• Brigjen TNI 1993
• Mayjen TNI 1994
• Letjen TNI 1996
• Jenderal TNI 1997
Karir Militer :
• Korps Kecabangan Infantri 1968
• Komandan Peleton Yonif 713 Gorontalo, Sulawesi Selatan
• Komandan Yonif 712 1982
• Karo Tiknik Dirbang 1983
• Kadep Milnik Pusif 1984
• Kepala Staf Brigade Infanteri IX, Jawa Timur 1985
• Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Kostrad, Jakarta 1987
• Asisten Operasi Divisi II Kostrad, Jawa Timur
• Ajudan Presiden 1989-1993
• Kasdam Jaya 1993-1994
• Pangdam Jaya 1994-1996
• Panglima Kostrad 1996-1997
• Kepala Staf Angkatan Darat 1997-1998
• Panglima ABRI 1998-1999
Karir Menteri :
• Menhankam/Pangab 1998 (Kabinet Pembangunan VII)
• Menhamkan/Pangab/Panglima TNI 1998-1999 (Kabinet Reformasi Pembangunan-Habibie)
• Menko Polkam, 1999-2000 (Kabinet Persatuan Nasional-Gus Dur)
Organisasi Olahraga :
• Ketua Umum Federasi Karatedo Indonesia (FORKI)
• Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI)
BIOGRAFI
Wiranto pernah menjadi ajudan presiden Soeharto pada tahun 1987-1991. Setelah sebagai ajudan presiden, karir militer Wiranto meningkat ketika menjabat sebagai Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad, dan KSAD. Selepas KSAD, ia diangkat oleh presiden Soeharto menjadi Pangab (sekarang menjadi Panglima TNI) pada tahun 1998. Pada masa itu terjadi pergantian kepemimpinan nasional dan ia tetap dipertahankan sebagai Pangab di era Presiden B.J. Habibie.
Setelah Abdurrahman Wahid (Gus Dur) manjabat sebagai presiden keempat Indonesia. Ia dipercaya sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, meskipun kemudian dinonaktifkan dan mengundurkan diri. Setelah memenangi Konvensi Partai Golongan Karya (Golkar), Wiranto mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2004 bersama pasangan kandidat wakil presiden Salahuddin Wahid.
Pada tanggal 21 Desember 2006, ia mendirikan Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) dan menjadi ketua umum partai.

Salam Pembaca yang budiman.

Hiruk pikuk Pilpres banyak membuat pertanyaan siapa sih CAPRES kita bagaiman sih karir politiknya?
Di artikel kali ini saya akan membantu menampilkal Profile Capres 2009: Semoga bisa menjadi referensi untuk Pembaca memilih maupun alasan anda tidak memilih.

BIODATA
Nama : Dr. Hj. Megawati Soekarnoputri Megawati
Nama Lengkap : Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri
Lahir : Yogyakarta, 23 Januari 1947
Agama : Islam
Suami : Taufik Kiemas
Anak : Tiga Orang
Karir :
• Anggota DPR/MPR RI, 1987-1992
• Anggota DPR/MPR RI, 1999
• Wakil Presiden RI, 1999-2001
• Presiden Ke-5 RI, 2001-2004
Pendidikan :
• SD Perguruan Cikini Jakarta, 1954-1959
• SLTP Perguruan Cikini Jakarta, 1960-1962
• SLTA Perguruan Cikini Jakarta, 1963-1965
• Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, 1965-1967 (tidak selesai)
• Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 1970-1972 (tidak selesai)
Organisasi :
• Aktivis GMNI, 1965-1972
• Ketua Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Cabang Jakarta Pusat
• Ketua Umum DPP PDI hasil Munas 1993, 22 Desember 1993-1998
• Peserta Konvensi Wanita Islam International di Pakistan, 1994
• Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hasil Kongres 1998 di Sanur, Bali, 1998 – April 2000
• Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hasil Kongres PDIP di Semarang, Jawa Tengah, April 2000-2005
• Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, 2005-2009
Penghargaan :
• “Priyadarshni Award” dari lembaga Priyadarshni Academy, Mumbay, India, 19 September 1998
• Doctor Honoris Causa dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang, 29 September 2001
Alamat Kantor : Jalan Medan Merdeka Selatan No 6 Jakarta 10110
Alamat Rumah :
• Resmi : Jalan Teuku Umar 27-A, Jakarta Pusat
• Pribadi : Jl. Kebagusan IV No 45 RT 010 RW 04, Kel. Kebagusan Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan
BIOGRAFI
Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri (lahir di Yogyakarta pada 23 Januari 1947) adalah Presiden Indonesia periode 23 Juli 2001 – 20 Oktober 2004. Megawati adalah anak kedua Presiden Soekarno. Ia Biasa dikenal dengan nama Megawati Soekarnoputri.
Megawati Soekarnoputri ini memulai pendidikannya, dari SD hingga SMA di Perguruan Cikini, Jakarta. Sementara, ia pernah belajar di dua Universitas, yaitu Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Bandung (1965-1967) dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972).
Sebagai pendatang baru dalam kancah politik pada tahun 1987, saat itu Partai Demokrasi Indonesia (PDI) menempatkan Megawati sebagai salah seorang calon legislatif dari daerah pemilihan Jawa Tengah untuk mendongkrak suara.
Masuknya Megawati ke kancah politik menjadikannya terpilih menjadi anggota DPR/MPR. Ia merupakan presiden wanita pertama dan presiden kelima di Indonesia. Megawati dilantik menjadi presiden Indonesia pada tanggal 23 Juli 2001. Sebelumnya dari tahun 1999-2001, Megawati menjabat sebagai Wakil Presiden.

Biodata
Nama Lengkap : Prabowo Subianto Prabowo
Tempat dan Tanggal Lahir : : Jakarta, 17 Oktober 1951
Agama : Islam
Pendidikan :
- SMA: American School In London, U.K. (1969)
- Akabri Darat Magelang (1970-1974)
- Sekolah Staf Dan Komando TNI-AD
Karir
- Perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (1974-1998)
- Wiraswasta
Kursus/Pelatihan
- Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (1974)
- Kursus Para Komando (1975)
- Jump Master (1977)
- Kursus Perwira Penyelidik (1977)
- Free Fall (1981)
- Counter Terorist Course Gsg-9 Germany (1981)
- Special Forces Officer Course, Ft. Benning U.S.A. (1981)
Jabatan
- Ketua Umum HKTI periode 2004-2009
- Komisaris Perusahaan Migas Karazanbasmunai di Kazakhstan
- President Dan Ceo PT Tidar Kerinci Agung (Perusahaan Produksi Minyak Kelapa Sawit), Jakarta, Indonesia
- President Dan Ceo PT Nusantara Energy (Migas, Pertambangan, Pertanian, Kehutanan Dan Pulp) Jakarta, Indonesia
- President Dan Ceo PT Jaladri Nusantara (Perusahaan Perikanan) Jakarta, Indonesia
- Komandan Peleton Para Komando Group-1 Kopassandha (1976)
- Komandan Kompi Para Komando Group-1 Kopassandha (1977)
- Wakil Komandan Detasemen–81 Kopassus (1983-1985)
- Wakil Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1985-1987)
- Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 328 Kostrad (1987-1991)
- Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17/Kujang I/Kostrad
(1991-1993)
- Komandan Group-3/Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (1993-1995) – Wakil Komandan Komando Pasukan Khusus (1994)
- Komandan Komando Pasukan Khusus (1995-1996)
- Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (1996-1998)
- Panglima Komando Cadangan Strategi TNI Angkatan Darat (1998)
- Komandan Sekolah Staf Dan Komando ABRI (1998)

Tanda Jasa/Penghargaan
- Bintang Kartika Eka Paksi Nararya (Prestasi)
- Satya Lencana Kesetiaan Xvi Tahun
- Satya Lencana Seroja Ulangan–III
- Satya Lencana Raksaka Dharma
- Satya Lencana Dwija Sistha
- Satya Lencana Wira Karya
- The First Class The Padin Medal Ops Honor Dari Kamboja
- Bintang Yudha Dharma Nararya

Keterangan Lain
- Keanggotaan Dalam Organisasi Politik
- Dewan Penasihat Organisasi Kosgoro
- Keanggotaan Dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
- Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan (Universitas Kebangsaan)
- Ketua Majelis Perhimpunan Keluarga Mahasiswa Dan Alumni Supersemar
- Pendiri Koperasi Swadesi Indonesia (Ksi) Dengan 14 Cabang Di 4 Provinsi di Indonesia
- Ketua Yayasan 25 Januari
- Ketua Umum PB Ikatan Pencaksilat Seluruh Indonesia (IPSI)

Kecelakaan di dunia penerbangan di Indonesia:

Salam kenal selalu pembaca yang budiman. Artikel kali ini saya akan menampilkan potret kecelakaan dunia penerbangan indonesia yang selalu dirundung masalah. Kecelakaan baik dunia sipil maupun militer di indonesia terlist dalam daftar sebagai berikut hingga tahun 2008:

1963
•4 Desember – Pesawat Martin Air yang disewa Garuda Indonesian Airways untuk penerbangan haji jatuh saat akan mendarat di bandar udara Kolombo, Sri Lanka, dan menyebabkan 191 korban tewas.(AngkasaOnline)
mandala-air-crash
1977
•29 Maret – Pesawat Twin Otter Merpati Nusantara Airlines jatuh di Gunung Tinombala dalam perjalanan dari Palu ke Tolitoli, Sulawesi Tengah, dengan 13 orang korban tewas.(JawaPosOnline)

1979
•6 Maret – Garuda Indonesia, Fokker F-28, GA 553, PK-GVP
•11 Juli – Garuda Indonesia, Fokker F-28, PK-GVE

1980
•4 April – Garuda Indonesian Airways jatuh dan terbakar di Bandara Polonia, menewaskan 26 orang awak dan penumpang, sementara lion_9377

1981
•20 September – Pesawat DC-9 Garuda Indonesian Airways mendarat darurat akibat kerusakan mesin, sewaktu mendarat kedua ban belakang kiri pecah mengakibatkan pelek ban menghunjam landasan hingga sulit dipindahkan. Tak ada korban yang jatuh.(AngkasaOnline)

1982
•20 Maret – Garuda Indonesia, Bandara Branti Bandar Lampung
1985
•20 November – Pesawat Hercules C-130H-MP milik TNI-AU jatuh setelah menabrak dinding pegunungan Sibayak, dan menewaskan 10 awaknya.(AngkasaOnline)
1987
•4 April – Garuda Indonesia Penerbangan 035, dari Banda Aceh jatuh pada saat mendarat di landasan pacu 05 Bandara Polonia, Medan, dalam cuaca buruk. 28 penumpang dan awak tewas.

1991
•5 Oktober – Hercules C-130 milik TNI-AU, jatuh di kawasan Condet, Jakarta Timur, korban tewas 135 orang terdiri dari 12 awak dan 121 anggota Paskhas AU dan dua satpam Balai Latihan Kerja Departemen Tenaga Kerja yang tertimpa bangunannya akibat kejatuhan pesawat.(AngkasaOnline)

1992
•24 Juli – Pesawat Vickers Viscount Mandala Penerbangan 660 menabrak Bukit Inahau saat akan mendarat di Bandara Pattimura,
•18 Oktober – Pesawat Merpati Nusantara Airlines yang dipandu oleh Captain Fierda Panggabean yang membawa 30 penumpang menabrak gunung dekat Garut, Jawa Barat. Tak ada yang selamat.(AngkasaOnline)

1993
•9 Januari – Bouraq Indonesia Airlines jatuh 600 meter dari ujung landasan Bandara Juanda, Waru, Surabaya dan mengakibatkan 22 korban tewas.(AngkasaOnline)
•1 Juli – Pesawat Fokker F-28 milik Merpati Nusantara mengalami musibah di Sorong saat akan mendarat di Bandar Udara Jefman. Pesawat terbang terlalu rendah dan salah jalur, menabrak bukit kecil setinggi pohon kelapa, mematahkan pesawat menjadi tiga bagian. 41 orang tewas dan dua cedera.(AngkasaOnline)

1995
•10 Januari – Merpati Nusantara Airlines Penerbangan 6715 hilang di dekat Flores. 14 penumpang tewas seketika.
adam-air-patah1
1996
•7 Juni – Garuda Indonesia 865, pesawat terbakar setelah overrun akibat aborting take off oleh penerbangnya di Bandara Fukuoka, Jepang saat akan take off menuju Jakarta, Indonesia. 3 dari 275 penumpang tewas.

1997
•26 September – Garuda Indonesia Penerbangan GA 152, jatuh di kawasan pegunungan dekat Medan, Indonesia; musibah pesawat terburuk dalam sejarah Indonesia; semua 222 penumpang dan 12 awak pesawat tewas.

2002
•14 Januari – Lion Air Penerbangan JT-386

2004
•3 Juli – Lion Air Penerbangan 332 di Palembang
•30 November – Lion Air Penerbangan 538

2005
•10 Januari – Lion Air Penerbangan 352 dari Jakarta – Padang membawa seorang penumpang gelap.
•10 Januari – Lion Air Penerbangan 789 gagal lepas landas dari Kendari, Sulawesi Tenggara.
•15 Februari – Lion Air Penerbangan 1641 terperosok di Bandara Selaparang, Mataram, NTB.
•5 September: Pesawat Boeing 737-200 Mandala Airlines Penerbangan RI 091 gagal take off dari Bandara Polonia Medan dalam penerbangan menuju Jakarta, lalu menerobos pagar bandara dan menabrak perumahan penduduk dan masyarakat di Jl. Jamin Ginting Medan. Dari 117 orang penumpang dan awak, hanya 17 yang selamat. Korban dari masyarakat di darat, 41 orang dinyatakan tewas. garuda-indnesia1

2006
•4 Maret – Lion Air Penerbangan IW 8987 dari Denpasar – Surabaya yang membawa 156 orang tergelincir saat mendarat di Bandara Juanda karena cuaca buruk, semua penumpang selamat.
•5 Mei – Batavia Air Penerbangan 843 jurusan Jakarta – Ujung Pandang – Merauke setelah beberapa saat mengudara pilot meminta balik ke bandara, pada saat mendarat ban pecah dan pesawat tergelincir di landasan pacu Bandara Soekarno Hatta, 127 penumpang selamat, 4 orang luka-luka.

2007
•1 Januari – Adam Air Penerbangan 574 dari Jakarta – Manado via Surabaya jatuh di Selat Makassar di kedalaman lebih dari 2.000 meter. Semua 96 penumpang dan 6 awak pesawat tewas serta jasad seluruh penumpang dan bangkai pesawat terkubur di dasar laut.
•7 Januari – Batavia Air Penerbangan 524 dengan tujuan Jakarta dan membawa 135 penumpang dan 3 bayi gagal lepas landas dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang karena kerusakan di roda ketika pesawat bergerak di landasan pacu. Akibatnya pesawat berjalan oleng.(AntaraNews)
•17 Januari – Mandala Airlines Penerbangan 660 tujuan Jakarta-Makassar-Ambon terpaksa kembali ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Pesawat ini sempat mengudara 30 menit namun kemudian diketahui mengalami kerusakan roda. (FajarOnline)
•17 Januari – Batavia Air Boeing 737-400 rute Manado-Balikpapan-Jakarta dengan 147 penumpang dengan empat pramugari gagal melanjutkan perjalanan karena satu roda pesawat rusak.(BatamPost)
•21 Februari – Boeing 737-300 Adam Air Penerbangan KI 172 dalam penerbangan dari Jakarta – Surabaya tergelincir saat mendarat di Bandara Juanda, Surabaya. Pesawat mengalami kerusakan namun semua penumpangnya selamat.(Detikcom)
•7 Maret – Garuda Indonesia Penerbangan GA-200 saat melakukan pendaratan, 22 orang tewas. Terdiri dari 21 penumpang dan 1 awak kabin.
•12 Maret – Batavia Air Penerbangan 200 dengan tujuan Jakarta batal berangkat dari Bandar Udara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Seorang penumpang mengaku mendengar ledakan keras yang diduga dari bagian mesin saat pesawat telah melaju sekitar 500 meter di landasan pacu bandara. Pilot mengerem pesawat, lalu pesawat kembali ke apron.(TempoInteraktif)
•23 Maret – Merpati Nusantara Airlines Boeing 737-300 pecah kaca depannya dalam penerbangan dari Denpasar ke Kupang. Pesawat dengan 96 penumpang mendarat dengan selamat di Kupang, namun penerbangan kembali ke Jakarta harus ditunda.(Surya)

2008
•27 Agustus – Sriwijaya Air Penerbangan 62 tergelincir saat mendarat di Jambi. 13 orang luka.

Pembaca yang budiman salam kenal selalu. Kali ini saya akan mengutarakan perihal kehidupan petani kita dalam kondisi saat ini. Pernahkah kita jeli melihat terhadap profesi petani yang banyak sekali berperan dalam perekonomian kita. Petani kita selau bersinergi dengan alam. Sukses atau gagal panennya tergantung dengan alam. Kehidupan aktivitasnya dimulai dari pagi hingga petang. Disitulah roda-roda pertanian berjalan.

Petani kuli yang dimaksud oleh penulis adalah petani yang tidak memiliki lahan sawah atau ladangnya sendiri. Mereka menggantungkan hidupnya sebagai buruh atau kuli di ladang-ladang orang lain. Mereka dibayar setiapkali tenaga yang disewanya. Bahkan kalau dia punya modal dia bisa menyewa sawah orang lain untuk dikerjakannya setiap kali musim hujan. Mungkin kita bertanya berapa jumlah petani indonesia yang memiliki lahan sendiri?

Mungkin pembaca bisa menjawab sendiri. Dengan mengharapakan akan rezeki dari alam dan tidak diperkuatnya penopang serta penunjang pertanian sering kali banyak kita jumpai petani-petani kita jatuh dalam cengraman Mafia bertopi dan tak jarang mereka selalu menghisap keringat setetes demi tetes yang keluar dari Petani. Keputus asaan akhirnya mereka menjual sawahnya kepada orang lain dan dia menjadi kuli di lahannya sendiri.

Hasil dari sawah yang ia kerjakan mungkin tidak seberapa karena terpotong dengan sewa tanah, pupuk, insektisida dan kadang mereka dirugikan akibat sepekulan-sepekulan yang menyebabkan harga gabah yang merosot.

Mungkin kita bertanya?

1. Kapan petani kita memiliki lahan sendiri.

<2. Kapan aspek-aspek penunjang pertanian bisa mendukung petani.

<3. Adakah sistem tata kelola pertanian untuk mewujudkan visi yang kedepan, tidak hanya orientasi pada sewa sembada pangan yang hanya sekedar hegemoni-hegemoni statistik karangan Pengelola negara.

Pertanyaan ini mungkin hanya sedikit “kilatan pemikiran” dari penulis sebagai bahan diskusi dan evaluasi kita bersama sebagai warga negara melihat kondisi realita di masyarakat kita. Bukan untuk mendramatisasi tetapi kita cari solusinya.

Jakarta,01 Maret 2009

Handono

Penulis Handono.
Salam hormat pembaca yang budiman,
Demokrasi adalah ungkapan yang banyak sekali kita dengar di telinga kita. Gegap gempita demokrasi banyak kita jumpai di masyarakat tak jarang masyarakat beramai-ramai menyuarakan istilah DEMOKRASI. Berbagai bentuk ekspresi yang lahir dari demokrasi juga bermacam-macam ada yang Tengkurap dijalan raya, ada aksi tertorikal, Demo, Puasa tidak makan (mulut di jahit), Aksi telanjang, bakar ban, coret-coret dinding jalan (“ Kucing hitam” kalau boleh saya cuplik dari lirik lagu Iwan Fals) Bahkan ada yang bersuara lantang dengan mengedepankan emosi semata.


Demokrasi banyak sekali bentuk dan macam dalam menyalurkan aspirasinya. Media masa dalah hal ini menurut pandangan penulis adalah perantara terwujudnya demokrasi itu sendiri. Media masa adalah alat komunikasi/ pembelajaran bagi masyarakat. Media masa menurut pandangan penulis adalah sebagai jembatan pemahaman pendidikan ke pada masyarakat diluar pendidikan formil yang ada. Sebut saja media pertelevisian selalu hadir dimayarakat baik lapisan paling bawah hingga paling atas dan sudah kebutuhan primer atau hanya sekedar hiburan untuk melepas kepenatan .Media masa memiliki fungsi edukatif namun juga komersial karena tanpa komersial maka dunia media massa akan tidak berkembang contoh saja media massa milik Pemerintah. Namun penulis di sini tidak akan mendiskriditkan media masa swasta atau pemerintah tapi media massa secara Umum.
Media masa tak ayal juga memberikan sebuah kontroversi pandangan yang tak jarang memberikan pemikiran dan pandangan yang berbeda di masyarakat. Sekarang ini banyak sekali Pemberitaan-pemberitaan masyarakat di masyarakat kita yang di jadikan komoditas komersil pewacanaan secara kontroversi sehingga lahirlah debat-debat publik dimasyarakat melibatkan tokoh pro dan kontra. Dari debat ini Penulis beranggapan positif bahwa akan memberikan sebuah kearifan besar yang bernama DEMOKRASI. Namun Tak jarang tidak ada kearifan dalam hal penyelesaian dari debat ini. Sehingga masyarakat dipacu untuk meyimpulkan sendiri dari apa yang dia dengar atau yang dia lihat. Keresahan yang dirasakan penulis adalah apakah hal ini hanya mencari sisi komersialnya saja tanpa memperhatikan masyarakat sebagiai penerima informasi.
Bagi masyarakat dengan pendidikan yang tinggi mungkin dapat secara sadar dan memilah-milah informasi yang didapat di media masa namun bagaimana masyarakat yang kurang berhuntung dalam pendidikan apakah mereka korban dalam industrialisasi informasi. Karena penulis beranggapan bahwa dengan adanya kontroversial dalam masyarakat akan melahirkan pembenaran dalam pribadi masing-masing dengan tidak ada landasan yang jelas, bahkan mungkin skeptisme dalam demokrasi itu sendiri.
Pemahaman demokrasi ini yang tidak kita harapkan bagi warga negara Indonesia. Karena dari itu dalam memberikan pemahaman di publik kita harus lebih jeli dan lebih mengutamakan masyarakat secara keseluruhan dan tidak mengedepankan aspek Komersial belaka karena mungkin masyarakat indonesia sudah melupakan azas Pancasila dalam berdeokrasi.

Semoga ini bisa digunakan sebagai wacana pembaca demi terciptanya Demokrasi yang lebih berlandaskan Norma Pancasila.

Minggu 2 November 2008
Penulis

Part2. Sejarah Sebagai tolak ukur Kemajuan Bangsa.

Opini: Handono (“dono”)

Akhirnya saya berhasil membuat coretan-coretan lagi setelah aktivitas yang begitu padat dan kemalasan dalam mebuat artikel lagi. Dalam tulisan saya yang pertama “Sejarah sebagai pemersatu” mengungkapkan bagaimana sejarah berperan penting dalam tatanan masyarakat kita. Sekarang penulis mengajak pembaca untuk melihat arti sejarah sebagi tolak ukur kemajuan bangsa. Penulis terilhami dengan  sebuah acara bertajuk sarahsehan yang digelar oleh Kementrian MENKOINFO (Muh.Nuh) dengan pembicara tokoh budayawan  Nurcholish. M dalam diskusi ini menerangkan bahwa arti penting sejarah sebuah sejarah peradapan bangsa sebagai tolak keberhasilan dan pencapaian bangsa itu sendiri.

“Seberapa dalam kita mengenal sejarah disitulah titik awal seberapa tolak pembangunan bangsa”

Telah kita ketahui bersama bahwa Indonesia adalah sebuah Negara dengan tingkat kepulauan yang terbesar di asia tenggara bahkan mungin didunia  (“ maaf penulis juga kurang referensi tentang ini”) dengan letak yang begitu besar tersebar luas dan memiliki gunung-gunung yang begitu banyak terhempar dari sumatera sampai papua. Dengan letak geografis seperti ini merujuk pada masyarakat romawi dimana Negara yang memiliki gunung dan Laut yang banyak maka masyarakatnya memiliki tingkat peradapan yang tinggi. Bangsa romawi terkenal dengan peradapannya di tempa oleh alam sehingga melahirkan kecerdasan dan kemampuan intelektual serta pemahaman terhadap alam sangatlah tinggi.

Apakah di Indonesia sama ?

Indonesia dimasa kerajaan –kerajaan terkenal dengan bangunan CANDI-CANDI dimasa dinasti dan kerajaan banyak sekali  peninggalan2  sejarah yang sampai saat ini kokoh berdiri (Contoh Candi borobudur, Mendut, Muara takus, Prambanan, dan peninggalan sejarah lainnya yang tersebah di seluruh penjuru Indonesia).Keheranan kita adalah bagaimana kemampuan intelektual dimasa itu dengan daerah yang vulkanik (tanah bisa bergerak-gerak terus) bisa menentukan lokasi pendirian candi yang stabil, Konstruksi yang begitu bagus, Pemlihan batuan yang tahan lama sampai berabad-abad, Keindahaan Seni ukiran, desain pengaliran air hujan yang bagus, Pengaturan pembuatan batuan didaerah yang berbeda2 (dalam istilah kita sekarang adalah “Chain Management”)

Mungkin sebagian dari pembaca mengenal “KERIS” yang merupakan senjata peperangan yang di gunakan raja2 dulu. Taukah anda “KERIS” dengan bentuk yang sangat kecil mampu memotong Golok yang besar. Kebesaran keris adalah dari struktur baja yang ada didalamnya, proses penempaanya (“kalau boleh saya meminjam istilah dalam metallurgi yaitu hardening, Quenching)  ahli tempa zaman dahulu sudah mengenal karakteristik baja yang Ada dinamai dengan nama2 JAWA yang konon membawa kekuatan yang beda2 (maaf pemahaman penulis juga masih dangkal”) yang kemudian ahli jerman mengambilnya kemudian menamai struktur baja dengan nama2 JAWA dengan nama2 latin. (“ Masih heran bukan…….)

Dunia maritim kerajaan Indonesia juga terkenal bagimana strategi kerjaan SRIWIJAYA dalam Navigasi di laut yang konon sampai ke benua Afrika, Strategi perangdi laut kerajaan majapahit yang mengalahkan utusan dari cina dll.

Sejarah merupakan bagian dari rangkain kemajuan karena merupakan rangkaian yong kontinu terhadap arah kebangkitan bangsa (seperti dalam buku Amien Rais”Selamatkan Indonesia”) karena dengan adanya itu kita bisa melihat ingin seperti apa bangsa Indonesia kedepan? Seberapa dalam kita mengenal sejarah disitulah langkah seberapa besar pencapaian yang akan kita harapkan.

 

Terlebih lagi “Kita mampu untuk mencapainya”

“Life is not a bed of roses. It will end soon and new and eternal life will start. We better start preparing for that before its too late.”

“never run too fast. Take each second as it is and try to work the best.”

“A diamond is nothing but a piece of carbon, that handled pressures well !!”

“To the Question of your Life,You are the only Answer.To the Problems of your life,you are the only Solution.”

“When you’re too old to learn, it’s time to lay down and die.”

“LIFE IS SHORT IT IS FOR PERFORM THOUSAND OF JOB………”

“What will be, Will Be!”

“Love & Be loved by everyone”

“Learn from your mistakes”

” Each cigarette shortens your life by three minutes, so smoke faster.”

“Man’s mind stretched to a new idea never returns to it’s original dimensions

“do what u want in ur life which is good”

“My philosophy of life”

“A smile costs nothing, but gives much. It enriches those who reveive, without making poorer those who give.”

“You will Never Fail, Until You Say I QUIT!”
“There is to ways to live your life, one is to think that nothing is a miracle,The other is to think that everything in our life is a miracle!!..(Albert Eientein)”

“Work justice and honesty let us sleep well and wake-up every morning with a big smile. We must respect the others to live in society.”